Rabu, 17 September 2014
Detail  

Ratusan Caleg PDIP Jabar 2014 Lakukan Tes Psikotes, Mayoritas Aktivis

Tanggal : 13 Maret 2013 | Terbaca 1620 kali
Cuplik.Com - Cirebon - Ratusan Calon Legislatif DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota dari PDI Perjuangan Jawa Barat gelar tes psikotes untuk maju di Pemilu 2014. Mayoritas Caleg dihuni dari kalangan aktivis.

Tes psikotes tersebut dilaksanakan di Hotel Apita Cirebon, Rabu (13/3/13).

Beberapa peserta yang hadir merupakan caleg berasal dari Daerah Cirebon, Indramayu, Tasik, Ciamis, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Subang, dan Banjar. Untuk wilayah lainnya diadakan di Bandung.

"Iya selain di sini di Bandung juga diadakan tes psikotes, ini tahap awal setelah persyaratan administrasi," ujar Wakil Ketua DPD PDIP Jabar sekaligus sebagai salah satu calon Legislatif untuk DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VIII, Ono Surono, Rabu (13/3/13).

Tes tersebut dilakukan sesuai dengan agenda partai untuk menertibkan kader, baik kemampuan secara pangetahuan, nalar, fisik, maupun psikologis. Sehingga anggota legislatif dari PDIP ke depan diharapakan lebih memahami fungsi dan tugasnya dalam menyambungkan serta memperjuangkan aspirasi rakyat.

Hal itu juga dikatakan salah satu Caleg dari Indramayu, Sahali. Ia mengungkapkan, kali ini caleg yang disiapkan oleh Partai yang bergambar Banteng moncong putih itu dihuni mayoritas dari kalangan aktivis.

"Di tengah test aku juga kaget banyak ketemu dengan beberapa aktivis dari berbagai daerah khususnya Parahyangan," kata Sahali yang juga seorang aktivis.

Ia memaparkan, para aktivis tersebut banyak dari kalangan petani, buruh, anti korupsi, dan nelayan yang menilai partai sebagai jalan sesungguhnya untuk berjuang demi kepentingan rakyat dan terciptanya perubahan yang baru.

"Pada kesempatan breaking, aku ajak diskusi, rata-rata yang melatarbelakangi untuk terjun ke politik praktis hampir sama dengan saya pribadi, yakni bagaimana melanjutkan gagasan perjuangan politik rakyat tidak berhenti di tengah jalan, dan kita berkomitmen untuk selalu berjejaring dan berkomunikasi lebih lanjut ketika kita duduk bersama di parlemen di berbagai daerah," tutur Sahali.

Ia menambahkan, alasan para aktivis memilih PDIP sebagai kendaraan politik itu, karena PDIP dinilai sebagai partai yang mempunyai visi politik yang jelas, perjuangan ekonomi yang merakyat, serta mengedepankan keadilan di Indonesia.

"Sehingga bukan pilihan yang pragmatis belaka, melainkan berkomitmen untuk bergandengan tangan dalam membangun ekonomi kerakyatan untuk Indonesia ke depan," pungkasnya.

.(am/wo)
Share |

Berita Terkait

» Inilah Hasil Pleno KPU Indramayu Pilpres 2014
» Real Count Nasional 92 Persen: Jokowi Unggul Dari
» Rekapitulasi Hasil Pilpres 2014 Di Jakarta Pusat
» Ini Perolehan Suara Di Kecamatan Arahan
Next»


© 2014 cuplik.com, All Rights Reserved.